Event Pemerintah Aceh 2014

Aceh Rawan Konflik | PTDDA Persiapkan Hibah Multilateral Sebesar USD15 Juta

Konflik Aceh | Foto by acehtraffic.com

143 Kabupaten Rawan Konflik | 10 Kabupaten masuk kategori I rawan konflik. Ada berbagai macam konflik yang tersimpan.

Menteri PDT Helmy Faishal Zaini
Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) mengidentifikasi saat ini terdapat 143 kabupaten daerah tertinggal yang dikategorikan sebagai rawan konflik. Identifikasi itu merupakan hasil kajian KPDT bekerja sama dengan Bank Dunia, United Nations Development Programme (UNDP), dan Institut Titian Perdamaian.

Dalam siaran persnya, Rabu 20 Juni 2012, Sekretaris Menteri PDT, HM Nurdin MT, mengatakan, dari 143 daerah, 10 Kabupaten masuk kategori I, 53 masuk kategori II, dan 80 masuk kategori III. Semuanya dipengaruhi oleh beberapa persoalan, di antaranya perkelahian massal, perkelahian antarwarga, perkelahian warga dengan aparat keamanan, perkelahian warga dengan aparat pemerintah, perkelahian antarpelajar dan mahasiswa, serta perkelahian antarsuku.


"Daerah atau kabupaten yang rawan dan sering terjadi konflik ini diakibatkan karena belum adanya kerangka hukum dan regulasi, lemahnya kapasitas SDM, tidak adanya political will dalam memajukan daerah," ujarnya.

Untuk menghindari terjadinya konflik di 143 daerah tertinggal yang rawan konflik tersebut, sejak awal tahun 2012, KPDT telah mempersiapkan Project Peace Through Development in Disadvantaged Areas (PTDDA) bersama UNDP. "Proyek ini ditujukan untuk memperkuat kapasitas pemerintah daerah tertinggal dengan karakteristik daerah rawan konflik dan pasca konflik, dalam penanganan pasca konflik yang terjadi dan sekaligus penguatan sistem deteksi dini terhadap konflik," ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, Project PTDDA ini akan memilih lokasi pilot project pada 10 kabupaten daerah tertinggal di lima provinsi yang dikategorikan rawan konflik, yakni Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, NTT, dan Aceh. "Proyek ini akan dilaksanakan mulai 2012 sampai tahun 2016 mendatang dengan jumlah hibah multilateral sebesar USD15 juta," kata dia.

"Untuk Papua, UNDP sudah punya program khusus dengan dana sekitar USD 30 juta," ucap Nurdin.

Editor: Safrizal
Sumber:  vivanews.com

[Foto] Unimal Sosialisasi PMW 2012

HIMIPOL UNIMAL | Sekitar 150 Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) mengikuti Sosialisasi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) tahun 2012 di GOR ACC Uteungkot Cunda Lhokseumawe (21/6/12), tahun ini Dirjen Dikti menguncurkan dana untuk PMW tersebut sebesar Rp. 208.000.000,- (Dua ratus delapan Juta Rupiah). [Safrizal]


Mahasiswa mendapat PMW 2011 sedang mempresentasikan hasilnya

Hadi Iskandar SH MH (kanan), selaku ketua penyelenggara sedang memaparkan PMW

Peserta dengan serius mendengar pemaparan PMW

Foto Pembangunan Kampus Unimal



HIMIPOL UNIMAL | Kampus Universitas Malikusaleh (UNIMAL) yang terletak di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh yang merupakan universitas negeri yang berada di bawah naugan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terus ditingkatkan pembangunannya guna dalam memenuhi kebutuhan belajar dan mengajar mahasiswa dilingkungan kampus tersebut.


Unimal yang masih memiliki 6 fakultas seperti fakultas  isip, hukum, ekonomi, teknik, pertanian dan fakultas kedoktoran terbagi dalam tiga lokasi tersipah seperti Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik berada di Reuleut Muara Batu, Fakultas Isip, Ekonomi dan Fakultas Hukum berada di Bukit Indah Kota Lhokseumawe serta Fakultas Kedoktoran berada di Cunda Kota Lhokseumawe.


Pembangunan tersebut ditingkat seperti pembangunan gedung laboratorium teknik, serta fakultas kedoktoran dll, lokasi pembangunannya dibangun di Kampus Bukit Indah Kota Lhokseumawe.


Foto Dokumentasi















By Safrizal Ilmu Politik Unimal

Prediksi: Amerika Akan Hancur Dengan Alamnya Sendiri

Amerika Serikat saat ini menjadi negara terkuat di dunia atau disebut dengan negara adidaya/adikuasa, dimana kekuasaan meliputi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), menguasai keuangan, serta teknologi yang canggih. 

Selain itu Amerika juga menguasai beberapa wilayah yang menjadi sentral untuk mendapatkan kepentingan negaranya, baik minyak dan gas (migas), emas, batu bara, dan lain-lain  seperti di Timur Tengah yang kaya akan pertambangan.


Amerika dengan kemampuan dan teknologinya yang canggih sehingga mampu menguasai hampir seluruh media cetak, media elektronik, media online seperti CNN, Voice of America (VoA), termasuk Al-Zazira dll, tujuan dan manfaat mereka menguasai media tersebut sebagai upaya mempropagandakan geopolitik/geotrateginya terhadap Negara-negara lain di dunia apalagi negara-negara yang miskin dengan teknologinya sudah jelas tunduk kepada USA.

Oleh karena itu jangan heran, ketika Amerika mempropagandakan Irak untuk menyerang Negara Kuwait, sehingga kedua negara tersebut meletus perang yang sama-sama berada dalam lingkaran Liga Arab, akhirnya Amerikapun menyerang Irak dengan alasan membantu Kuwait. Padahal tujuan utama Amerika hanya ingin mendapatkan Minyak dari Negara Kuwait.

Selama sepuluh tahun terakhir ini dimana geopolitik Amerika Serikat berputar di Sentral Asia, dengan tujuan utama untuk menghancurkan negara-negara Islam yang di propagandakan melalui demokrasi seperti Negara Mesir, Libya, Syiria, termasuk Sudan, Afganistan, Yaman dll. 

Selain itu Amerika juga memiliki strategi menjatuhkan Cina sebagai negara produksi teknologi tercepat dan termurah didunia, oleh karenanya Cina mampu bersaing di tingkat ekonomi global. Sebagai langkah awal Amerika untuk menguasai Cina, maka mereka melakukan hubungan bilateral dengan Korea Selatan baik dibidang teknologi militer, latihan militer laut dan darat. Tujuannya untuk memperlihatkan kekuatan Amerika Serikat kepada Republik Rakyat Cina (RRC).


Namun tidak kalah juga terhadap Negara Myanmar yang terus diserang untuk menerapkan sistem demokrasi, Amerika dengan berbagai cara dan langkah yang dilakukan dalam menjatuhkan Myanmar di mata Internasional dan ASEAN terutama Indikasi Myanmar sedang menyiagakan persenjataan nuklirnya, karena isu demokratisasi politik dan hak asasi manusia tidak laku di pasar politik Myanmar.

Kita bisa memprediksi kemampuan negara Adidaya/paman syam tersebut dengan kemampuan yang dimiliki Negara Timur Tengah, dimana Timur Tengah jauh ketinggalannya di bandingkan kemampuan yang dimiliki USA itu, namun sampai saat ini masih ada negara yang masih bertahan dan menantang kebijakan Amerika serta mengancam negara-negara barat yaitu Negara Republik Islam Iran dibawah kepemimpinan Ahmaddinejad.

Secara kemampuan, teknologi, persatuan, keuangan, pertambangan, kerjasama, geopolitik/geotrategi yang dimiliki Negara Amerika sampai saat ini belum ada negara satupun yang posisinya lebih tinggi dari negara USA yang memiliki anaknya yaitu Israel.

Namun percayalah bahwa Negara itu akan hancur dengan alamnya sendiri seperti bencana (topan tornado) serta akan mengalami krisis bahan pokok yang singnifikan, dimana sebelumnya mereka hanya bisa mencuri dari negara orang dengan system kapitalisme dan demokrasi karna negaranya sangat kurang dengan Sumber Daya Alamnya.

Hal tersebut terungkap ketika kami (mahasiswa ilmu politik) mengikuti mata kuliah politik internasional pada hari Senin 18 Juni 2012 di Universitas Malikussaleh. 

Oleh Safrizal 

Foto Pembangunan Unimal

Kampus Universitas Malikusaleh (UNIMAL) yang terletak di Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh yang merupakan universitas negeri yang berada di bawah naugan Kementerian dan Kebudayaan RI terus ditingkatkan pembangunannya guna dalam memenuhi kebutuhan belajar dan mengajar mahasiswa dilingkungan kampus setempat.

Unimal yang mempunyai 6 fakultas seperti isip, hukum, ekonomi, teknik, pertanian dan fakultas kedoktoran terbagi dalam tiga lokasi tersipah seperti Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik berada di Reuleut Muara Batu, Fakultas Isip, Ekonomi dan Fakultas Hukum berada di Bukit Indah Kota Lhokseumawe dan Fakultas Kedoktoran berada di Cunda Kota Lhokseumawe.

Pembangunan tersebut ditingkat seperti pembangunan gedung laboratorium teknik, serta fakultas kedoktoran dll, lokasi pembangunannya dibangun di Kampus Bukit Indah Kota Lhokseumawe.

Survei LSI: 10 Calon Presiden Indonesia

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kembali merilis hasil survei nasional terkait tingkat keterpilihan calon presiden (capres) dan partai politik. Ada lima tokoh yang paling banyak mendapat dukungan responden.

Survei pada 2-11 Juni 2012, dengan metode multistage random sampling dari 1.200 responden, dilakukan dengan metode wawancara. Hasil survei menunjukkan :


  1. Megawati Soekarnoputri dengan 18,3 persen dukungan responden,
  2. Prabowo Subianto (18 persen).
  3. Aburizal Bakrie (17,5 persen),
  4. Hatta Rajasa (6,8 persen) dan
  5. Ani Yudhoyono dengan dukungan 6,5 persen responden. 


Namun bila dikerucutkan capres di luar 3 partai besar yakni Golkar, PDIP dan Demokrat, maka :

  1. Prabowo dengan 23,9 persen.
  2. Wiranto dengan 12,9 persen
  3. Hatta Rajasa dengan 8,1 persen
  4. Surya Paloh dengan 5 persen
  5. Mahfud MD dengan 4,5 persen
  6. Dahlan Iskan dengan 4,4 persen dan
  7. Sri Mulyani yang hanya mendapat dukungan 2,1 persen responden.

"Prabowo memimpin poros tengah di luar tiga partai," kata peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantor LSI, Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Minggu (17/6/2012).

Terka
it dengan elektabilitas partai, Demokrat terus melorot posisisnya ke urutan ketiga dengan 11,3 persen. Sementara Golkar berhasil menjadi jawara dengan 20,9 persen dukungan responden disusul PDIP dengan 14 persen.

"Gerindra, PKS, NasDem, PKB, PAN, PPP, Hanura tidak ada yang mendapat dukungan di atas 5 persen," sebut Adjie.


Megawati
Prabowo Subianto
Aburizal Bakrie
Hatta Rajasa
Ani Yudhoyono
Wiranto
Surya Paloh
Mahfud MD
Dahlan Iskan
Sri Mulyani Indrawati

Editor: Safrizal
Sumber: detik.com  dan foto dari berbagai sumber



Foto Rusuh Antara Islam dan Budha di Myanmar


Aparat keamanan Myanmar masih terus mengadakan patroli di wilayah Rakhine, setelah meletus bentrokan antarsuku dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya 50 orang tewas dalam bentrokan itu.

Polisi dan tentara terus berpatroli dan berjaga-jaga di sejumlah kawasan di Sittwe, Ibu Kota Rakhine, Sabtu (16/6). Sejumlah toko dan pasar masih tutup. Sedangkan sebagian warga khawatir bentrokan dapat meletus kembali.
 
Bentrokan antara Suku Rakhine yang beragama budha dengan Suku Rohingya yang beragama Islam sudah lama dan sering terjadi. Pasalnya warga Rakhine menganggap orang Rohingya adalah pendatang dari Bangladesh. Sementara Rohingya menganggap dirinya sudah lama menetap di kawasan Rakhine. 

Bentrokan terakhir terjadi akibat pemerkosaan dan pembunuhan seorang wanita beragama Budha yang diduga dilakukan oleh tiga orang muslim. Kemudian 10 umat muslim dibunuh oleh sekitar 300 orang, yang diduga sebagai aksi balas dendam. 

Selain korban, bentrokan di Rakhine ini menyebabkan lebih dari 50 orang terluka dan lebih dari dua ribu rumah hancur. | metrotvnews.com


Foto Kerusuhan


Foto by skalanews.com

Image
Budha
Image
Muslim balas bakar rumah milik agama budha


Seorang muslim ditangkap aparat nyanmar

kelompok budha bersiap-siap

Foto by kaskus.co.id
foto by indonesia.faithfreedom.org

Foto by poskotanews.com
Foto by jalanallah.com
mobil polisi digulingkan
foto by indonesia.faithfreedom.org
Image
Kelompok Islambersiap-siap
Image
Rumah terbakar
Image
Nampak kebakaran
Image
Kelompok muslim bersiap-siap
Image
Kenak parang
Sumber: dari berbagai sumber