22 Juta Orang Eropa Terancam Nganggur
Posted by HIMIPOL UNIMAL on Rabu, 11 Juli 2012
Organisasi Buruh Internasional (ILO) mengatakan zona Euro butuh kebijakan terpadu untuk penghematan sehingga dapat menciptakan lowongan pekerjaan. Selain itu, ILO memeringatkan kesulitan tidak hanya akan melanda zona Euro tapi juga merambat ke ekonomi global.
Dalam laporan ILO terbaru, 17 negara di zona Euro akan mengalami kesulitan dalam mengatasi pengangguran. Masalah itu tidak hanya akan melanda negara-negara yang saat ini tengah dilanda krisis utang, tapi juga merambat ke negara-negara sehat.
“Krisis ekonomi akan semakin dalam dan masalah pengangguran tidak akan terselesaikan, kecuali ada target terukur yang diambil untuk meningkatkan investasi ekonomi riil, “ ujar Direktur Jendral ILO, Juan Somavia.
Dalam laporan ILO disebutkan konsekuensi jangka panjang dari langkah penghematan akan dirasakan generasi muda. Meskipun, dalam laporan itu dikatakan pengangguran yang terjadi saat ini belum terlalu parah. Hal ini disebabkan sebagian perusahaan masih menahan tenaga kerja mereka dengan harapan kondisi ekonomi akan segera membaik. “Jika harapan mereka tidak terwujud, lapangan pekerjaan tidak akan berkelanjutan dan berdampak pada pengangguran yang signifikan, “ tulis laporan tersebut.
Sejumlah rekomendasi yang diberikan ILO untuk ancaman tenaga kerja tersebut antara lain adanya dukungan dalam sistem keuangan dengan dimulainya kembali pinjaman untuk usaha kecil. Selain itu, ILO menilai perlu ada pelatihan untuk pengangguran dari generasi muda, disamping pemenuhan edukasi dan lapangan pekerjaan. Sistem pengupahan di zona Euro juga perlu dibedakan dengan menyesuaikan produktifitas masing-masing negara.
Tingkat pengangguran di zona Euro mencapai 11,1 persen pada Mei 2011. Jumlah pengangguran baru mencapai 17,56 juta orang, jumlah tertinggi sejak 1995. Spanyol memiliki tingkat pengangguran tertinggi di zona Euro dimana satu dari empat orang di-PHK. Tingkat pengangguran generasi muda zona Euro mencapai 22,6 persen, yang artinya 3,4 juta orang dengan umur kurang dari 25 tahun merupakan pengangguran. [ROL]
Pengumuman Hasil Seleksi Program Mahasiswa Wirausaha 2012 (PMW)
Posted by HIMIPOL UNIMAL on Selasa, 10 Juli 2012
Bagi mahasiswa yang sudah mengikuti Program Mahasiswa Wirausaha 2012 (PMW) berikut Pengumuman hasil seleksi berkas administrasi Proposal yang sudah di nilai oleh Panitia.Berkas Pengumuman Hasil Seleksi Program Mahasiswa Wirausaha 2012 (PMW) bisa di download disini.
Demi Korban HAM, Pemerintah Aceh Diminta Sahkan KKR
Posted by HIMIPOL UNIMAL on
![]() |
| Foto Ist |
Sejumlah aktivis di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe meminta kepada Pemerintah Aceh maupun Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk segera mengesahkan Rakan Qanun KKR yang pernah di usulkan tahun lalu. "Beberapa bulan terakhir, DPRA punya usulan inisiatif untuk pembahasan qanun KKR di Aceh. Jadi kita minta, Pemerintahan Zikir untuk mendorong terus bagaimana kondisi KKR yang pernah dijanjikan oleh mereka. Apakah dengan perdamaian ini korban HAM malah di sampingkan? Sehingga masalah Hak korban belum ada yang terpenuhi,'' Ujar Murthala, Ketua Komunitas Pelanggaran HAM Aceh Utara (K2HAU), Selasa (10/7).
Lanjutnya, sementara untuk peristiwa yang pernah terjadi di Aceh, itu akan jadikan sebagai monumen bersejarah untuk di peringatkan agar tidak terjadi lagi di Aceh. "kami berharap agar pemerintahan aceh yang baru agar segera memprioritaskan program-program di masa kampanye, terutama untuk korban pelanggaran HAM di Aceh. Kami juga meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera disahkan qanun KKR. Sampai sekarang kami masih menunggu janji itu,'' Imbuh Murthala.
Kemudian tambahnya lagi, untuk perdamaian yang abadi dan penuh keadilan, adalah keadilan untuk korban pelanggaran HAM di Aceh Utara khususnya. Disamping itu pula, ada posisi politik yang memang harus di tegakkan di Aceh, dimana saat ini masih banyak kekurangan yang dilakukan oleh Pemerintahan dimasa Irwandi, salah satunya masalah korban HAM yang tidak selesai. Untuk itu, pada Pemerintahan Zikir ini, Masyarakat Aceh meminta untuk memberantas semua kasus-kasus kekerasan maupun pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Aceh.
Hal serupa juga dikatakan oleh Zulfikar, selaku Direktur LBH Banda Pos Lhokseumawe. Bahwa pihaknya siap mendorong untuk segera disahkan qanun-qanun tersebut. "kita menjadi inisiator untuk mendorong proses pengesahan raqan qanun KKR, dan sedang dibahas di Banmos serta sudah diusulkan oleh Legislatif. Untuk itu, kita minta agar KKR segera disahkan demi korban HAM di Aceh,'' Singkat Zulfikar saat ditemui The Globe Journal.
Lanjutnya, sementara untuk peristiwa yang pernah terjadi di Aceh, itu akan jadikan sebagai monumen bersejarah untuk di peringatkan agar tidak terjadi lagi di Aceh. "kami berharap agar pemerintahan aceh yang baru agar segera memprioritaskan program-program di masa kampanye, terutama untuk korban pelanggaran HAM di Aceh. Kami juga meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera disahkan qanun KKR. Sampai sekarang kami masih menunggu janji itu,'' Imbuh Murthala.
Kemudian tambahnya lagi, untuk perdamaian yang abadi dan penuh keadilan, adalah keadilan untuk korban pelanggaran HAM di Aceh Utara khususnya. Disamping itu pula, ada posisi politik yang memang harus di tegakkan di Aceh, dimana saat ini masih banyak kekurangan yang dilakukan oleh Pemerintahan dimasa Irwandi, salah satunya masalah korban HAM yang tidak selesai. Untuk itu, pada Pemerintahan Zikir ini, Masyarakat Aceh meminta untuk memberantas semua kasus-kasus kekerasan maupun pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Aceh.
Hal serupa juga dikatakan oleh Zulfikar, selaku Direktur LBH Banda Pos Lhokseumawe. Bahwa pihaknya siap mendorong untuk segera disahkan qanun-qanun tersebut. "kita menjadi inisiator untuk mendorong proses pengesahan raqan qanun KKR, dan sedang dibahas di Banmos serta sudah diusulkan oleh Legislatif. Untuk itu, kita minta agar KKR segera disahkan demi korban HAM di Aceh,'' Singkat Zulfikar saat ditemui The Globe Journal.
Sumber: www.theglobejournal.com
[Pernyataan HIMIPOL] Bendera Bintang Bulan Kembali Berkibar di Aceh
Posted by HIMIPOL UNIMAL on Senin, 09 Juli 2012
Sudah lama bendara berwana merah putih itam putih merah alias bintang bulan tidak berkibar di Aceh, akhirnya hari ini kembali berkibar di Kabupaten Aceh Aceh Jaya, dimana menjelang detik-detik pelantikan Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman/Tgk Maulidi, terlihat dua lembar bendera berlambang Bulan Bintang tersebut berkibar d Gunung Madang, Desa Krueng No, Kecamatan Sampoiniet pada Senin (9/7/2012) pagi seperti di kabarkam media online serambinews.com.
Masih menurut pemberitaan serambinews.com bahwa aparat keamanan dari kepolisian setempat dilaporkan telah mengamankan barang bukti tersebut ke Mapolres Aceh Jaya.
"'Kita sudah amankan dua lembar bendera bulan bintang, setelah diturunkan oleh anggota kita di Sampoiniet tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kapolres Aceh Jaya, AKBP Galih Sayudo kepada Serambinews.com.
"'Kita sudah amankan dua lembar bendera bulan bintang, setelah diturunkan oleh anggota kita di Sampoiniet tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kapolres Aceh Jaya, AKBP Galih Sayudo kepada Serambinews.com.
Dengan adanya pengibaran bendera tersebut kita harapkan jangan sampai ada gangguan keamana di Aceh Jaya khususnya dan Provinsi Aceh pada umumnya karna sudah cukup kita merasakan hidup dalam tebir ketakutan dan kegelisahan akan kehidupan selama konflik Aceh, untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan aksi yang dilakukan tersebut.
Oleh karena itu kita harapkan kepada pihak keamanan khususnya pihak kepolisian agar dapat mengungkapkan motif pengibaran bendera tersebut, kemungkinan besar ada orang-orang tertentu yang sengaja mencoba untuk memprovokasikan rakyat di tengah suasana damai yang sedang kita nikmati saat ini. [Safrizal-ketua HIMIPOL UNIMAL]
Editor: Safrizal
Sumber: Serambinews.com
Diskusi Tengah Malam Membawa Kepanasan
Posted by HIMIPOL UNIMAL on Minggu, 08 Juli 2012
Catatan Safrizal
Malam itu hujan menyelimuti daerah pengunungan Aceh Utara, tiupan angin yang begitu kencang, suasana malam gelap bagai tahun 1920-an, kediginan malam menusuk tulangku, tetapi hatiku tetap bertahan melawan arus tersebut sambil menikmati segelas kopi tercampur telor ayam.Empat orang teman duduk di sebelah kanan ku sambil menikmati mie goreng, tiba-tiba petir menghantam sebuah pohon di depan warung kopi yang sedang kami duduk, air dan mie goreng kami terpaksa terbang akibat goyangan bangku yang begitu dahsyat ketika kami lompat ke dalam warung kopi, untung saja air saya tinggal seperempat gelas, sementara mie goreng teman baru dicicipi.
Menjelang tengah malam hujan pun mulai meninggalkan daerah kami, suasana malam yang begitu dingin warung kopi tersebut di penuhi dengan pelanggan yang memesan kopi panas, terpaksa aku tidak pulang mengingat ada teman yang ingin berdiskusi.
Hampir dua jam saya berdiskusi dengan mereka, tiba-tiba ada pertanyaan dari teman, mungkinkah “Aceh Merdeka”, belum sempat saya jawab, sudah ada teman yang menjawab pertanyaan tersebut dengan cepat dan tegas “Mungin” tapi sekarang belum saatnya untuk merdeka, karna masih banyak memerlukan energy dan pikiran yang matang untuk menuju sebuah negara yang berdaulat.
Rupanya yang menjawab tersebut adalah seorang mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), nah… berarti bagi mereka masih tetap memikirkan Aceh untuk merdeka, dengan cara perang urat saraf (politik), tidak lagi memperjuangkan merdeka melalui senjata karna selain menganggu kenyaman hidup juga taruhannya nyawa.
Namun bagaimana dengan mereka (petinggi) mantan GAM yang saat ini telah terjun ke dunia politik baik di DPR maupun di Eksekutif, apakah mereka sejalan dan searah dengan mantan GAM yang lain, tanya seorang teman ke mantan GAM tersebut.
Mungkin searah dan sejalan dengan mantan GAM yang lain, jawabnya. Teman-teman yang lain ragu dan tidak percaya dengan jawab tersebut, lalu mengeluarkan pendapat, bagi mereka (DPR dan Eksekuti) tidak akan sempat memikirkan Aceh merdeka, belum lagi masalah kesejahteraan rakyat yang masih merajalela. Diskusi terus memanas sambil mengeluarkan pendapat dengan kata-kata yang sopan dan tidak menyinggung perasaan teman.
Jarum jam pun mulai menghampiri di nomor 3, satu persatu teman minta pamit pulang, diskusi akhirnya tidak tersambung lagi.
Unimal Buka Pendaftaran Ulang Mahasiswa Baru
Posted by HIMIPOL UNIMAL on Jumat, 06 Juli 2012
Bagi calon mahasiswa (i) yang dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2012 lewat jalur ujian tulis, khususnya yang lolos di Universitas Malikussaleh Kabupaten Aceh Utara Provinsi Aceh agar dapat melakukan pendaftaran ulang di kampus tersebut yang beralamat di jalan Medan - Banda Aceh, Cot Tengku Nie, Releut, Kabupaten Aceh Utara, Telp. +62-645-41373 Fax. +62-645-44450 Email: info@unimal.ac.id dan Homepage: http://www.unimal.ac.id.
Sesuai dengan Pengumuman Universitas Malikussaleh Nomor: 095/UN45/DT/212 pendaftaran ulang akan dilakukan mulai tanggal 16 s/d 23 Juli 2012 mulai Pukul 9:00 s.d 16:00 WIB
Petunjuk Pendaftaran Ulang beserta syarat-syarat Pendaftaran Ulang dapat didownload disini.
===============================================================
Pendaftaran Mahasiswa Baru melalui UMB-PT
Bagi calon mahasiswa yang tidak lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2012 lewat jalur ujian tulis tersebut jangan gundah dan gelisah karna masih ada kesempatan sekali lagi di tahun 2012 ini untuk masuk ke perguruaan tinggi negeri yaitu melalui Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi (UMB-PT) yang berakhir pada tanggal 18 Juli 2012.
Untuk informasi lebih jelas mengenai UMB-PT silakan klik link berikut:
Editor: Safrizal
Hasil Ujian Tulis/Keterampilan SMNPTN 2012 Sudah Dapat Diakses
Posted by HIMIPOL UNIMAL on
Dirjen Dikti, pada jumpa pers yang juga dihadiri Ketua Umum Panitia SNMPTN 2012 Akhmaloka, Sekretaris Umum SNMPTN 2012 Rochmat Wahab, Koordinator Bidang TIK SNMPTN 2012 Tri Yogi Yuwono, dan Koordinator Humas SNMPTN 2012 Ravik Kasidi, mengungkapkan bahwa calon mahasiswa dapat melihat hasil Ujian Tulis SNMPTN 2012 melalui laman http://snmptn.ac.id mulai pukul 18.00 WIB hari ini. Calon mahasiswa yang ingin melihat pengumuman juga dapat menggunakan beberapa alternatif laman lain apabila laman resmi panitia SNMPTN gagal diakses karena tingginya traffik pengunjung laman tersebut. Beberapa laman alternatif tersebut yaitu http://snmptn.ui.ac.id, http://snmptn.itb.ac.id, http://snmptn.undip.ac.id dan http://snmptn.its.ac.id.
Tahun ini, ada peningkatan pendaftar Ujian Tulis SNMPTN sekitar 14 persen dibandingkan tahun lalu.Seiring dengan peningkatan jumlah pendaftar, daya tampung kuota jalur tulis yang awalnya sebesar 106.368 bangku meningkat menjadi 123.419 bangku. hal tersebut sesuai dengan kebijakan Pemerintah untuk menaikkan APK. Dari total 123.419 bangku yang disediakan perguruan tinggi bagi SNMPTN jalur Ujian Tulis, ada 194 kursi yang tidak terisi. ”Kenapa masih ada yang tidak terisi? Karena tidak melewati passing grade. Jadi universitas tidak sembarangan mengisi kuota mahasiswa yang tersedia,” ujar Djoko.
Pada kesempatan yang sama Akhmaloka menyatakan bahwa 13.430 orang calon mahasiswa program bantuan biaya pendidikan Bidikmisi, dari total terdaftar 48.032 orang, berhasil lulus seleksi. ” Perguruan Tinggi Negeri penerima akan melakukan verifikasi kelayakannya”, ungkap Akhmaloka. Apabila ternyata yang bersangkutan tidak layak masuk kategori penerima bantuan biaya pendidikan Bidikmisi, bantuan biaya Bidikmisinya bisa dibatalkan dan apabila terbukti adanya rekayasa, kelulusannya juga bisa dibatalkan. Masih kaitannya dengan penerima Bidikmisi, Rochmat Wahab mengajak para pimpinan perguruan tinggi untuk dapat memberikan perhatian khusus kepada mereka agar dapat menyelesaikan kuliah selama empat tahun. Sebab program Bidikmisi hanya memberika bantuan biaya pendidikan maksimal empat tahun kuliah.
Akhmaloka yang merupakan Rektor ITB ini juga menghimbau semua calon mahasiswa yang telah diterima agar segera membuka laman PTN penerima untuk dapat segera melakukan pendaftaran ulang. Jadwal dan persyaratan pendaftaran ulang diatur oleh masing-masing PTN penerima. Bagi peserta yang belum lulus seleksi SNMPTN masih memiliki peluang untuk masuk PTN melalui jalur mandiri. [dikti]












![OSPEK TAHUN AKADEMIK 2011-2012 Calon Mahasiswa yang telah mendaftarkan diri di Universitas Malikussaleh [Unimal], mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus [OSPEK] yang di laksanakan di kampus induk Unimal Reuleut Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Selasa [6/9/2011]](https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgW1RDuS47ce5YG1zeoA2_Hw6MxdIuJM0-KUxMM5xFb_wSdFHIjRd3Na9KY2sYwbmWA9NckRcryJrhoes4Y7T5Ytt6HLMD2lFNlnlAa6G1IbLWnKFxVezJFft111ygPkDtzWPL9MV81iuw/s640/Ospek+Tahun+Akademik+2011-2012.jpg)








